Analitik Broadcast WA: Open Rate, CTR, dan Conversion

Cara analisis performa broadcast WhatsApp. Open rate, CTR, conversion rate, dan cara optimasi.

Analitik Broadcast WA: Open Rate, CTR, dan Conversion
Analitik Broadcast WA: Open Rate, CTR, dan Conversion

Broadcast tanpa analitik = tembak tanpa bidik. Kamu perlu tahu: berapa yang baca, berapa yang klik, berapa yang beli.

Metrik Broadcast yang Harus Ditrack

Delivery Rate

Persentase pesan yang berhasil terdelivery. Target: di atas 95%. Rendah berarti: nomor tidak aktif, di-block, atau masalah teknis.

Open/Read Rate

Persentase pesan yang dibaca (centang biru). Target: 80-90% (WA punya open rate tertinggi di antara semua channel). Di bawah 70%: timing kurang tepat atau terlalu sering broadcast.

Click-Through Rate (CTR)

Persentase yang klik link di broadcast. Target: 5-15% (tergantung offering). Rendah: CTA kurang compelling atau offering kurang menarik.

Reply Rate

Persentase yang membalas broadcast. Target: 3-10%. Tinggi: pesan engaging dan relevan.

Conversion Rate

Persentase yang melakukan pembelian dari broadcast. Target: 2-5%. Ini metrik ultimate - apakah broadcast menghasilkan uang.

Unsubscribe/Block Rate

Persentase yang block atau minta berhenti. Target: di bawah 2%. Tinggi: terlalu sering broadcast atau konten tidak relevan.

Cara Optimasi Berdasarkan Data

Open rate rendah: Ubah timing (test jam berbeda). CTR rendah: Perbaiki CTA dan offering. Conversion rendah: Perbaiki landing page atau proses order. Block rate tinggi: Kurangi frekuensi, tingkatkan relevansi.

A/B Testing Broadcast

Kirim 2 versi ke segmen kecil dulu. Bandingkan metrik. Versi yang lebih baik dikirim ke sisa database.

Analitik broadcast di Balaswa - semua metrik dalam 1 dashboard.