Cara Follow Up WA Setelah Kirim Penawaran atau Quotation

Cara follow up WhatsApp setelah kirim penawaran atau quotation. Timing, template, dan strategi untuk bisnis jasa dan B2B.

Cara Follow Up WA Setelah Kirim Penawaran atau Quotation
Cara Follow Up WA Setelah Kirim Penawaran atau Quotation

Sudah kirim proposal atau quotation tapi tidak ada respons? Ini normal - terutama untuk bisnis jasa dan B2B di mana keputusan melibatkan banyak pertimbangan. Follow up yang tepat setelah mengirim penawaran bisa menjadi pembeda antara deal yang closing dan yang hilang.

Timeline Follow Up Setelah Kirim Penawaran

H+1: Konfirmasi penerimaan. "Kak [Nama], quotation untuk [proyek/layanan] sudah saya kirim kemarin. Apakah sudah diterima? Ada pertanyaan soal detail atau harga?"

H+3: Value add. "Kak, melengkapi penawaran kemarin, ini contoh hasil pekerjaan kami untuk proyek serupa: [link portfolio]. Semoga membantu pertimbangan Kakak."

H+7: Check-in. "Kak [Nama], bagaimana penawarannya? Kalau ada bagian yang perlu disesuaikan - budget, scope, atau timeline - saya bisa revisi."

H+14: Soft deadline. "Kak, harga di quotation berlaku sampai [tanggal]. Setelah itu mungkin ada penyesuaian. Apakah sudah ada keputusan?"

H+21: Last follow up. "Kak [Nama], saya follow up terakhir untuk penawaran [proyek]. Kalau saat ini belum cocok, tidak masalah. Saya simpan kontaknya dan kalau nanti butuh, langsung hubungi ya."

Template Berdasarkan Jenis Penawaran

Jasa kreatif (desain, foto, video): "Kak, sekedar tambahan - untuk proyek seperti [deskripsi], biasanya kami butuh H-[X] untuk persiapan. Kalau targetnya [tanggal], idealnya konfirmasi minggu ini supaya timeline nyaman."

Jasa teknis (IT, renovasi): "Kak [Nama], quotation sudah include [detail scope]. Kalau ada fitur yang mau ditambah atau dikurangi untuk sesuaikan budget, saya bisa adjust."

Supplier/wholesale: "Kak, harga di penawaran berlaku untuk order sebelum [tanggal]. Order di atas [jumlah] unit bisa dapat diskon tambahan [X]%."

Tips Follow Up Quotation

Jangan tanya "gimana penawarannya?" tanpa konteks - selalu spesifik. Tawarkan fleksibilitas di scope atau payment terms, bukan langsung diskon harga. Dan untuk B2B, tanyakan apakah perlu presentasi atau meeting untuk jelaskan lebih detail.

Follow up penawaran terjadwal di Balaswa - tidak ada quotation yang terlupakan.